Analisis atau Review Kritis Artikel Tentang Statistik 4: Uji beda grup (uji prasyarat, t test, dan non parametrik yang relevan
Nama : Cindy Tyas Harvina
NIM : 250321829945
Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Kuantitatif
Tema : Statistik 4: Uji beda grup (uji
prasyarat, t test, dan non parametrik yang relevan
Offering : A25
Review Artikel
Judul Artikel: “Effect of
Context-Based Instructional Approach on Students’ Science Process Skills
Acquisition in Environmental Concepts”
Tujuan:
Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran berbasis konteks
(Context-Based Instructional Approach / CBIA) yang diintegrasikan dengan model 5E’s
Learning Cycle terhadap kemampuan Integrated Science Process Skills (ISPS)
siswa kelas IX pada materi konsep lingkungan. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis
perbedaan hasil ISPS antara siswa laki-laki dan perempuan, serta perbedaan
peningkatan tiap indikator ISPS sebelum dan sesudah penerapan model
pembelajaran tersebut.
Metode:
Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen (pre-test dan
post-test non-equivalent control group design).
Subjek penelitian terdiri dari 94 siswa kelas IX di dua sekolah menengah negeri
di Dessie City, Ethiopia, yang dibagi menjadi kelompok perlakuan (48 siswa) dan
kelompok kontrol (46 siswa).
- Kelompok perlakuan diajar dengan CBIA yang
diintegrasikan dengan model 5E’s Learning Cycle (Engage, Explore, Explain,
Elaborate, Evaluate).
- Kelompok kontrol diajar dengan pendekatan
konvensional.
Instrumen yang
digunakan adalah Science Process Skills Test (SPST) yang diadaptasi dari Wabuke
(2016), mencakup enam indikator ISPS: controlling variables, defining
operationally, developing hypotheses, interpreting data, experimenting, dan
creating models. Validitas diuji oleh para ahli, dan reliabilitas diuji
menggunakan rumus KR-20, menghasilkan koefisien reliabilitas 0,75, yang
dinyatakan layak. Analisis data menggunakan ANCOVA, independent-sample t-test,
dan paired-sample t-test untuk melihat pengaruh perlakuan serta perbedaan antar
gender.
Hasil:
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBIA yang diintegrasikan dengan 5E’s
Learning Cycle secara signifikan meningkatkan kemampuan ISPS siswa dibandingkan
pembelajaran konvensional. Analisis ANCOVA menunjukkan perbedaan signifikan
antara kelompok perlakuan dan kontrol, menandakan efek besar dari pendekatan
ini terhadap peningkatan ISPS.
Selain itu, semua
indikator ISPS meningkat secara signifikan dalam kelompok perlakuan. Indikator
dengan peningkatan tertinggi adalah “experimenting” (naik 36%), diikuti oleh creating
models (34,7%), sedangkan peningkatan terendah terdapat pada “interpreting
data” (19%).
Hasil uji t
menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara siswa laki-laki
dan perempuan dalam pencapaian ISPS. Dengan demikian, pendekatan CBIA-5E’s
efektif untuk kedua gender secara setara.
Kesimpulan:
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara
Context-Based Instructional Approach (CBIA) dan 5E’s Learning Cycle terbukti
efektif dalam meningkatkan kemampuan Integrated Science Process Skills siswa
pada topik lingkungan. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang
bermakna karena mengaitkan konsep ilmiah dengan konteks kehidupan nyata melalui
kegiatan hands-on, proyek lingkungan, dan kolaborasi. Hasil penelitian
juga menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan
perempuan, sehingga pendekatan ini dinilai inklusif dan setara gender.
Peneliti menegaskan bahwa model pembelajaran berbasis
konteks dan siklus belajar 5E mampu memperkuat keterampilan berpikir ilmiah
siswa, meningkatkan keterlibatan aktif, serta membangun kemampuan berpikir
kritis dan kreatif dalam pembelajaran sains
Kelebihan penelitian:
· Integrasi
dua model inovatif (CBIA dan 5E’s Learning Cycle) yang berbasis konstruktivisme
dan relevan dengan pembelajaran abad ke-21.
· Instrumen
valid dan reliabel, dengan pengujian validitas oleh ahli dan reliabilitas
tinggi (KR-20 = 0,75).
· Pendekatan
komprehensif, menilai peningkatan tiap indikator ISPS serta membandingkan antar
gender.
· Relevan
secara kontekstual, menggunakan topik lingkungan yang dekat dengan kehidupan
siswa.
· Menyediakan bukti empiris baru dari negara berkembang (Ethiopia) yang sebelumnya masih minim penelitian serupa.
Kekurangan/gap penelitian:
· Penelitian
hanya dilakukan pada satu kota dan dua sekolah, sehingga generalitas hasil
masih terbatas.
· Fokus
hanya pada materi lingkungan di biologi, belum menguji efektivitas pada bidang
sains lainnya.
· Durasi
intervensi relatif singkat (lima minggu), sehingga efek jangka panjang belum
diketahui.
· Tidak
meneliti pengaruh variabel mediasi seperti motivasi atau persepsi siswa
terhadap pembelajaran berbasis konteks.
· Belum mengeksplorasi dampak CBIA-5E terhadap hasil belajar afektif dan sikap ilmiah.
Novelty:
Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara
Context-Based Instructional Approach (CBIA) dengan 5E’s Learning Cycle (5E’s
LC) dalam konteks pengembangan Integrated Science Process Skills (ISPS)
pada topik lingkungan di negara berkembang, yang sebelumnya belum banyak
diteliti. Peneliti menegaskan hal ini dalam bagian pendahuluan:
“While these approaches have been extensively studied in
developed countries, literature is scarce on the effectiveness of the CBIA in
developing countries (Mushani, 2021). In addition, previous research has not
discussed the skills of the science process as a whole, only partially on each
indicator (Budiarti et al., 2022). Therefore, further investigation is
warranted to examine the effect of the CBIA integrated with the 5E’s LC in the
development of SPS, particularly in the context of biology education and in
developing countries.”
Dengan demikian, novelty utama penelitian ini adalah:
1.
Mengombinasikan dua pendekatan konstruktivistik
(CBIA dan 5E’s LC) dalam satu desain eksperimen.
2.
Menerapkannya pada pembelajaran biologi topik
lingkungan di konteks negara berkembang.
3.
Mengukur semua indikator ISPS secara
komprehensif, bukan hanya sebagian seperti penelitian sebelumnya.
Daftar Pustaka:
Melesse,
D., Menkir, S., Yemata, G., & Seifu, A. (2025). Effect of context-based
instructional approach on students’ science process skills acquisition in
environmental concepts. Education Inquiry.
https://doi.org/10.1080/20004508.2025.2453256

Comments
Post a Comment