Analisis atau Review Kritis Substansi Artikel Tentang Sampel dan teknik sampling dalam penelitian kuantitatif
Hallo, Wellcome to my blog💗
Perkenalkan saya Cindy Tyas
Harvina, saya merupakan mahasiswi S2 Pendidikan Fisika di Universitas Negeri.
Pada kesempatan kali ini, saya sedang menempuh mata kuliah Metodologi
Penelitian Kuantitatif.
Saya akan membagikan Deskripsi
Novelty dan Analisis Kritis Artikel mengenai materi Penelitian
kualitatif dan kuantitatif: Sampel dan teknik sampling dalam penelitian kuantitatif , dari artikel yang berjudul
"Sampling in Design Research: Eight Key
Considerations"
Review Artikel
Judul Artikel: “Sampling in
Design Research: Eight Key Considerations”
Tujuan:
Artikel ini
bertujuan untuk:
·
Menyediakan kerangka konseptual dan terminologi
terkait pengambilan sampel dalam riset desain.
·
Menjawab keterbatasan literatur sebelumnya yang
minim membahas secara eksplisit tentang pertimbangan sampling dalam penelitian
desain.
·
Menawarkan proses struktural (double-loop
sampling process) dan delapan pertimbangan kunci yang dapat memandu peneliti
dalam mendefinisikan, melaporkan, serta merefleksikan keputusan sampling.
·
Mendorong diskusi yang lebih luas mengenai
metodologi, kualitas pelaporan, dan dampak penelitian desain terhadap teori
maupun praktik
Metode:
Artikel ini menggunakan pendekatan konseptual–sintesis literatur.
Penulis meninjau lebih dari 20 bidang penelitian lain yang relevan (misalnya
ilmu sosial, psikologi, rekayasa perangkat lunak) untuk menyaring
prinsip-prinsip sampling yang bisa diadaptasi ke penelitian desain. Prosesnya
tidak berupa systematic review, melainkan literature distillation dan
conceptual development, yaitu merangkum, menyederhanakan, lalu
mengontekstualisasikan prinsip dari berbagai bidang. Untuk memperjelas
aplikasinya, penulis menyajikan contoh konkret dari artikel-artikel di jurnal
Design Studies. Dengan pendekatan ini, lahirlah delapan pertimbangan kunci
sampling yang dibagi ke dalam dua lingkaran utama: definition loop (framing
teoritis, scope, generalisasi, skema, ukuran sampel) dan refinement loop
(strategi kombinasi sampel).
Hasil:
Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengambilan sampel merupakan
elemen fundamental yang sangat menentukan validitas, kredibilitas, dan dampak
penelitian desain baik pada tataran teori maupun praktik. Melalui sintesis
literatur lintas bidang, penulis merumuskan delapan pertimbangan kunci dalam
proses sampling yang mencakup integritas ilmiah dan etika, keterkaitan dengan
praktik desain, posisi penelitian dalam siklus pembangunan teori, ruang lingkup
kontribusi yang diharapkan, pendekatan generalisasi, skema sampling, ukuran
sampel, serta strategi kombinasi sampel. Seluruh pertimbangan ini digambarkan
dalam model double-loop sampling process yang menekankan keseimbangan antara
kepentingan ilmiah dan praktis. Artikel ini juga memberikan contoh konkret dari
penelitian desain sebelumnya untuk memperlihatkan penerapan tiap pertimbangan,
sekaligus menunjukkan bagaimana variasi skema dan strategi sampling dapat
memengaruhi keluasan maupun kedalaman hasil riset. Dengan demikian, hasil studi
ini menghadirkan kerangka awal yang komprehensif bagi peneliti desain untuk
mendefinisikan, melaporkan, dan merefleksikan keputusan sampling mereka secara
lebih transparan.
Kesimpulan:
·
Sampling adalah elemen kunci yang menentukan
kualitas metodologi, validitas, dan dampak penelitian desain.
·
Artikel ini menjadi langkah awal dalam
menyediakan bahasa, kerangka, dan pedoman bagi peneliti desain untuk membuat
keputusan sampling secara transparan.
·
Ditekankan bahwa setiap penelitian memiliki
keterbatasan sampel, sehingga kombinasi dan transparansi pelaporan adalah
solusi penting.
·
Artikel ini merupakan call to action untuk
penelitian lanjutan berupa review sistematis, meta-analisis, dan pengembangan
kerangka sampling yang lebih matang
Kelebihan penelitian:
·
Menyediakan kerangka konseptual baru
(double-loop + 8 pertimbangan).
·
Mengisi gap karena literatur sebelumnya jarang
membahas sampling dalam konteks riset desain.
·
Memberikan contoh nyata dari riset desain
sehingga praktis untuk diikuti.
·
Mendorong transparansi pelaporan metodologi yang
sering diabaikan.
Kekurangan/gap penelitian:
·
Hanya berbasis konseptual sintesis, belum berupa
systematic review atau meta-analisis.
·
Fokus hanya pada satu aspek riset desain
(sampel) sehingga belum mencakup variasi pendekatan desain yang lebih luas.
·
Belum menguji secara empiris apakah framework
ini efektif meningkatkan kualitas penelitian.
Novelty:
Kajian tentang teknik sampling dalam
penelitian telah banyak dibahas pada konteks ilmu sosial, psikologi, maupun
mixed methods. Misalnya, Onwuegbuzie dan Collins (2007) mengembangkan tipologi
desain sampling dalam penelitian campuran, sementara Robinson (2014) menekankan
panduan praktis pemilihan sampel dalam studi wawancara kualitatif. Dalam bidang
desain, Crilly (2019) mengulas aspek kreativitas dan fiksasi melalui studi
kasus, tetapi belum menyentuh kerangka sampling secara eksplisit. Literatur
tersebut menunjukkan bahwa diskusi sampling umumnya masih parsial, baik
terbatas pada pendekatan kualitatif maupun pada domain non-desain. Sebaliknya,
Cash et al. (2022) menghadirkan terobosan dengan merumuskan delapan
pertimbangan kunci sampling yang dituangkan dalam model double-loop sampling
process, khusus untuk konteks penelitian desain. Kontribusi ini bukan hanya
menyintesis prinsip dari lebih 20 bidang penelitian, melainkan juga
menghubungkannya dengan praktik nyata riset desain melalui contoh kasus. Dengan
demikian, artikel ini memperbarui keterbatasan literatur sebelumnya yang
fragmentaris dengan menawarkan kerangka konseptual awal yang komprehensif,
sekaligus mendorong transparansi dan standar pelaporan sampling dalam
penelitian desain.
Daftar Pustaka:
Cash, P., Isaksson, O., Maier, A., & Summers,
J. (2022). Sampling in design research: Eight key considerations. Design
Studies, 78, 101077. https://doi.org/10.1016/j.destud.2021.101077
Crilly, N. (2019). Creativity and fixation in the
real world: A literature review of case study research. Design Studies, 64,
154–168. https://doi.org/10.1016/j.destud.2019.06.002
Onwuegbuzie, A. J., & Collins, K. M. T. (2007).
A typology of mixed methods sampling designs in social science research. The
Qualitative Report, 12(2), 281–316.
https://doi.org/10.46743/2160-3715/2007.1638
Robinson, O. C. (2014). Sampling in interview-based
qualitative research: A theoretical and practical guide. Qualitative Research
in Psychology, 11(1), 25–41. https://doi.org/10.1080/14780887.2013.801543
Comments
Post a Comment